
Apa yang anda pikirkan ketika melihat judul berita seperti ini:
“NEC Will Cut More Than 20000 Workers, Forecasts Loss”
“Kodak Posts Unexpected Loss, Will Cut Jobs“
“SAP axes 3000 jobs in first ever staff cut”
“Microsoft to cut up to 5000 jobs”
“Disney’s TV Unit Will Cut 400 Jobs”
“Starbucks to cut 6700 jobs“
“Worldwide economic recession could cut jobs by 50 million“
“Boeing Plans to Cut 10000 Jobs as Demand Weakens”
“Sprint Nextel to cut 8000 jobs”
Mungkin ada yang berpikir seperti ini:
“Wah parah juga ya di luar negeri, gimana dengan Indonesia ya, kok gak ada beritanya.”
“Mampus loe Amerika, bangkrut loe! Makanya jangan serakah!”
“Ternyata kapitalisme rontok. Perlu ada sistem baru!”
“Indonesia kayaknya bakal kena imbasnya deh di 2009″
“Resesi kali ini bakal parah! Siap-siap!”
“Tenang aja..Indonesia udah tahan resesi..udah biasa. Buktinya mal masih rame!”
“Emang gw pikirin, makan buat besok aja gw belum mikir.”
Tapi jangan heran bila nanti ada obrolan seperti ini:
“Damn, pilotnya Lion Air sekarang orang Amerika men!”
“Tour guide di Bali sekarang orang Jepang, cakep-cakep lagi.”
“Sial, kantor gw kebanyakan orang India. Geleng-geleng kepala mulu kalau ngomong.”
“Pariwisata sepertinya semakin maju neh. Banyak orang bule di mana-mana sekarang.”
Kenapa?
Orang luar yang kena PHK masal tentunya butuh makan. Untuk bisa makan tentunya harus kerja. Tapi bagaimana bila di negerinya sendiri tidak ada pekerjaan?
Kemungkinan mereka akan mencari pekerjaan di luar negerinya, ke negara-negara yang ekonominya masih bisa tumbuh, termasuk ke Indonesia. Mereka akan menerima gaji berapapun asal mereka bisa hidup.
Kira-kira perusahaan di Indonesia kebanyakan akan memilih pelamar yang mana ?
1. Orang Indonesia, lulusan ITB. Pengalaman kerja 3 tahun di Indonesia.
2. Orang India, lulusan Amerika. Pengalaman kerja di Microsoft 3 tahun. Permintaan gaji tidak berbeda jauh dari pelamar 1 (sedikit lebih tinggi).
Kalau kebanyakan memilih nomor 2, maka bukan tidak mungkin nanti ada bule yang jadi tukang ojek (terlalu ekstrim sih kalau jadi tukang ojek..hehehe).
Kalau kebanyakan memilih nomor 1…ya tukang ojeknya ya masih yang itu-itu aja.
PS:
Judul-judul berita di atas dapat dicari di sini!















