Hidup Lebih Mudah

Tanya: Kapankah hidup lebih mudah itu?

Jawab: Hidup lebih mudah itu..

Ketika saya bangun pada hari minggu pagi mendengar lagu ini: “Aku berlari-lari mengejar mobilku..Mobilku nomer satu..buatan ayah yang selalu kucinta..”.

Kemudian bergegas ke depan telivisi dan menonton ini:

Sambil membayangkan kapan punya mainan seperti ini:

Tidak lupa sambil makan permen karet (sambil berharap mendapatkan hadiah):

Sudah berhasil mengumpulkan bungkus permen karet yang bertuliskan Y-O-S-A dan tidak pernah berhasil mendapatkan huruf N seumur hidup.

Siangnya

Siangnya, main perang-perangan. Tidak lupa memakai topeng:

Lawannya memakai topeng:

Sorenya

Setelah capek bermain pulang terus tidur sore. Sebelum tidur tidak lupa baca:

Dalam tidur sempet juga bermimpi menjadi:

Terus lawannya adalah:

Malamnya

Malamnya biasanya ngapain ya? Bentar saya ingat-ingat dulu…

Kadang-kadang nonton ini:

Agak malaman nonton ini juga:

Sekitar jam 10an sudah bersiap mendengarkan serial radio yang kebetulan malam itu disiarkan semalam suntuk:

Jam 10 lebih udah tidur, tidak sampai tamat mendengarkan serial radionya.

Sekarang

Ya waktu itu hidup terasa lebih mudah..

Terus sekarang?  Kalau sekarang, kita perlu mendefinisikan hidup mudah itu seperti apa. Batas-batas hidup mudah itu seperti apa. Kita perlu menyamakan pendapat mengenai hidup mudah itu.

Setiap orang tidak sama. Hidup mudah bagi anda, belum tentu mudah bagi saya. Hidup sulit bagi saya, bisa jadi mudah bagi anda.

That’s why I’m not you and you are not me. Enjoy our own life.

Posted in Hidup. 6 Comments »